Bab 165 | Ibu Kenapa?

3438 Words

Sheya menarik napasnya panjang dan berusaha untuk meredakan sesak yang semakin menjalar di d**a dalam dekapan masnya. Dia rindu dengan sedikit kecewa yang menelusup di d**a, namun memilih bungkam karena takut membebani pikiran masnya yang juga sedang runyam dengan masalah kantor. Kepalanya masih terasa pening dan Sheya hanya berharap dirinya tidak semakin membebani masnya dengan kondisinya yang sedang kurang sehat. Masnya terus mengecup ubun-ubunnya dan mendekapnya erat sambil mengusap punggung Sheya. Ini sudah hari ke sepuluh sejak masnya selalu pulang malam, namun malam ini, rasanya rindu itu tidak bisa lagi Sheya bendung, hingga dia memeluk masnya begitu lama dan erat. Padahal malam-malam sebelumnya tidak seperti ini, mereka hanya berpelukan sebentar, Sheya mengantar masnya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD