Sheya tersenyum sambil membantu mengancingkan kemeja masnya. “Sudah, Mas.” Ucapnya sambil menepuk-nepuk bahu suaminya. “Terima kasih, sayang. Kamu bisa mandi sekarang, biar aku yang urus Naira.” Juna mengecup kening istrinya lalu membelai pipinya. Kemudian dia beranjak untuk menghampiri sang putri yang terlihat asik sendiri di ranjangnya, memainkan boneka karakter shincan yang bisa berjalan itu. Naira sudah cantik setelah dimandikan dan didandani oleh istrinya. Hari ini mereka memiliki agenda untuk datang ke sekolah Sera, mengambil raport juga rapat wali murid tahunan sekaligus ada pentas tahunan. Tadi masnya mandi duluan setelah mengantar Sera ke sekolah, sedang Sheya memandikan Naira. Sera masih masuk sekolah sebagai rangkaian acara class meeting yang selalu diadakan setiap se

