Bab 143 | Dia yang Meredam Badai

3327 Words

“Ehmm … Ehmmm … Ehmm … Enak Ibuuuu …. Enak sekaliii … Sera sukaaa.” Sheya yang mendengar itu tertawa sambil mengusap puncak kepala putrinya. Ekspresi Sera membuat Sheya merasa bahagia, anak itu sedang menikmati mango sticky rice pesanannya sebelum tidur siang. Begitu bangun tidur, pesanannya sudah siap dibuat oleh ibunya. Tentu saja Sera langsung bersorak senang dan memilih ingin langsung menikmatinya, dan seperti kebiasaan putrinya itu yang sudah Sheya hapal, jika Sera sangat menikmati makanannya, anak itu akan memejamkan mata dengan ekspresi yang menggemaskan, kepalanya menggeleng ke kanan dan ke kiri dengan bibir yang menggumam lucu. “Ibuu …. Aaaa … Ibuuu … Adik bayi pasti juga suka, soalnya enak sekaliii.” Sheya tertawa lagi, astaga putrinya itu lucu sekali. Sheya lalu membu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD