Bab 39. Jujur dari Hati

1753 Words

Ega terdiam dan menatap handphonenya sesaat sebelum ia kembali mematikan panggilan telepon yang masuk. Nama di layar terlihat nama Frida. “Kenapa gak diangkat saja?” tanya Silvi ketika melihat suaminya mematikan alat komunikasinya. Ega menatap istrinya dengan pandangan pasti, seraya berkata “Seharusnya kamu izinkan aku untuk memblokir nomor Frida.” “Untuk apa? Kenapa harus tampak bersikap benci padanya setelah apa yang kalian lakukan?” “Bukan benci, tapi aku benar-benar ingin melepaskan semuanya. Aku benar-benar ingin menebus kesalahanku.” “Bagaimanapun dia masih jadi ipar kita mas, dan yang merawat mami dirumah sana. Aku sudah tidak takut jika kamu akan mengulangi lagi kesalahanmu atau tidak. Karena, kini aku percaya tak ada kesalahan yang bisa disembunyikan rapat-rapat, pasti ket

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD