“Stt, kamu bicara apa sih mas?” ucap Lara setengah berbisik sambil memalingkan wajahnya segera untuk menenangkan nafasnya seolah tak beraturan karena ucapan Bisma. Bisma segera masuk ke dalam rumah sambil mendorong tubuh Lara perlahan sambil menutup pintu. “Mas, ini sudah hampir tengah malam, gak enak jika ada orang rumah tahu,” ucap Lara gugup ketika Bisma membuatnya sampai bersandar ditembok, dengan cepat Lara meletakan kedua tangannya di d**a saat Bisma berdiri terlalu dekat dengan dirinya. Bisma sendiri tengah celingak - celinguk sesaat menatap kearah dalam rumah, seolah memastikan tak ada yang melihat mereka– sebelum akhirnya ia kembali menatap gadis yang sudah beberapa hari ini ingin ia temui tapi tak bisa karena terhalang pekerjaan. Lara menahan nafasnya dan menahan tubuh Bi

