67. Usaha Lukman

1041 Words

"Kalau minyak kayu putih, Mami juga punya. Kejab Mami ambil. Eum... Kau tunggulah di kamar. Mami ambil minum sebentar ke dapur." Ceklek Pintu kamar Raina terbuka. Wanita itu menatap heran dengan kedua orang yang berada di depan pintu kamarnya. Sebenarnya, tadi Raina baru saja memejamkan mata, tapi sayup mendengar orang berbincang. Oleh sebab itulah Raina kembali membuka mata dan memutuskan membuka pintu kamarnya. "Mister Luke... Mami... Ada apa? Apa ada sesuatu yang ingin saya lakukan?" tanya Raina kebingungan. Lukman hanya nyengir, gugup dan ia juga malu luar biasa. "Oh, Raina... Maaf kami mengganggu tidurmu. Tadi, Lukman ingin membangunkanmu. Cari minyak kayu putih. Perutnya terasa tak enak katanya." jelas Mami Zu. Lukman manggut-manggut, menatap Raina dengan cengiran. "Mister Luk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD