Alisa berjalan gontai memasuki rumahnya. Dia menduduki sofa tamu dan menaruh tas jinjing di sebelahnya. Sampai saat ini dia masih memilikirkan kata-kata dokter barusan di Rumah Sakit. Dokter mengatakan bahwa dia menderita penyakit Leukimia Kronik. Jika penyakit ini tidak ditangani sesegera mungkin, maka harapan hidupnya hanya tinggal 1 tahun saja. Dia harus banyak menjalani banyak pengobatan mulai dari kemoterapi, radioterapi, dan lain-lain. Pantas saja belakangan ini dia seringkali mimisan, kelelahan, dan beberapa kali pingsan tak sadarkan diri. Dia tidak menyangka akan mengidap penyakit mematikan seperti ini dalam hidupnya. CEKLEK Tuan Liem membuka pintu rumah dan melihatnya sedang duduk termenung di atas sofa. "Kamu baru pulang? " tanya tuan Liem sembari berjalan mendekatinya. "I

