Digoda Sampai Lemas ⚠️

1266 Words

Selimut membungkus tubuh mereka, namun keinginan untuk saling menyentuh tak pernah bisa benar-benar ditahan. Arsenio menatap Mikayla yang masih meringkuk di pelukannya. Ia membelai pipi istrinya, menyapu rambut basah ke belakang telinga, lalu mencium pelan kening Mikayla. “Ternyata aku tetap tak bisa menahan diri, walaupun kau bilang sedang sakit perut,” bisik Arsenio, suaranya berat dan penuh goda. Mikayla terkikik, menutup mulut dengan punggung tangan, pipinya memerah. Ia menggenggam jemari Arsenio yang hangat, lalu membiarkan tangan suaminya menelusuri lekuk tubuhnya di balik kain tipis. Ketika jemari Arsenio menyentuh bagian paling sensitif, tubuh Mikayla refleks menegang dan bibirnya terbuka, mengaduh lirih. “Jangan terlalu keras, nanti aku benar-benar berteriak,” gumam Mikayla, su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD