Arka menatap datar pada putri dan istrinya. Yang dari tadi senyum-senyum tidak jelas dan berusaha untuk membujuk dirinya. Arka sudah tahu, kalau keduanya sudah mengatakan kalau Yovelyn ingin menikah di umur dua puluh tahun. Arka tidak mau! Dia mau putrinya menikah di umur dua puluh lima tahun. Jangan cepat-cepat nikah. Nanti Arka malah lepas tanggung jawab untuk putrinya. Dia tak mau melepas tanggung jawabnya. Dia masih ingin Yovelyn menjadi putrinya yang cantik dan selalu bersama dirinya. Dan tidak mau kehilangan putrinya, melihat Yovelyn dua tahun lagi akan menikah. "Kamu nggak boleh nikah diumur dua puluh! Demi sempak si Delvin yang koyak! Papa nggak mau kamu lepas dari tanggung jawab cepat banget!" Kata Arka, membuat Delvin yang baru turun langsung mendelik. "Pa! Jangan bawa-bawa

