Pembicaraan dengan Hamish membuat Satya memilih untuk beberapa waktu memendamnya saja walau aslinya ia ingin langsung temui Hansika dan mempertanyakan tuduhannya tersebut. Namun, Hamish meminta untuk tidak membahasnya lagi atau memaafkan Hansika yang sudah berpikir jauh ke sana. Satya juga harus fokus pada pertandingan-pertandingan yang dilakukannya untuk turnamen. Hingga tiba pada saat ia harus menemani Hansika pergi ke Semarang hanya untuk dua malam sebab Hansika tidak bisa berlama-lama, Satya juga akan ada pertandingan setelahnya. Pergi dengan kereta api supaya lebih cepat, mereka sudah ada yang menjemput di stasiun. Sopir yang sehari-hari mengantar Eyang. Satya duduk di depan, mengobrol singkat dengan sopirnya sementara Hansika dan Izz duduk di belakang. Butuh empat puluh lima meni

