“Lakukan yang kamu bisa, Harsa... Aku menunggu kabar darimu,” Hamish baru saja selesai bicara dengan Harsa setelah belum lama Satya pamit, meminta izin untuk mengantar Hansika sekalian ia pulang ke apartemennya. “Kamu meminta bantuan Harsa?” tanya Lea sambil mengambilkan jasnya, Hamish siap berangkat ke kantor juga. Lea jadwal jalan agak siang. Hamish dibantu memakai jasnya, kemudian selalu jadi kebiasaan tangan Lea mengusap bagian depan dadanya. Memastikan tidak ada setitik debu yang tertinggal di pakaian sang suami, “Iya, aku berpikir semalaman... mungkin ada yang bisa Harsa lakukan untuk meminimalisir berita di internet itu.” Ternyata Hamish tidak cukup menunjuk dan mempersiapkan kuasa hukum untuk membantu Satya, ia memikirkan langkah lainnya. “Kamu menyayangi Satya.” Kata Lea m

