Menghancurkan Bersama

2757 Words

Satya meninggalkan rumah itu berat, lebih merasa bersalah karena harus mempertontonkan sikap Hansika padanya di hadapan Hamish tadi. Ya, ia melihat raut wajah tegang Hamish seolah disiram air keruh dan kotor dengan tingkah putrinya. Sumpah, sikap Hansika tidak terduga dan jika ia bisa, ia akan cegah. Mahanta menawarkan diri untuk mengantarnya, para keamanan di sana dan seisi rumah pasti sudah tahu yang terjadi dengannya dan Hansika. Syukurnya, mereka tetap bersikap ramah dan baik. “Saya dijemput.” Beritahunya. Pasha memang sudah mengabari, jika sudah tiba tidak lama dari Satya tiba di sana. Mahanta menatapnya, tidak banyak bicara selain mengusap bahunya. “Jaga rumah ini, terutama saat menemani Nona Hansika.” Pesannya. “Baik, Bang.” Angguknya. Kemudian Satya melewati pintu ger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD