Turunkan Ego Demi Luca!

2853 Words

Satya tidak membuang waktu. Di persimpangan jalan yang padat itu, ia segera melakukan putar balik dengan gerakan yang cekatan namun tetap terkendali, membuat Mahanta yang berada di mobil pengawal di belakangnya sempat terkejut namun dengan sigap mengikuti manuver tersebut. Wajah Satya mengeras, rahangnya terkatup rapat. Di dalam benaknya, berkecamuk berbagai kemungkinan. Bagaimana mungkin seorang bocah sekecil Luca bisa sampai ke RMC sendirian? Jarak dari sekolahnya ke rumah sakit itu tidak bisa dibilang dekat untuk ukuran anak kecil yang bepergian tanpa pengawasan. “Mas, tenang... Luca sudah aman bersama Mami,” Hansika mengusap lengan Satya, mencoba menyalurkan ketenangan meski jantungnya sendiri berdegup kencang. “Dia mencari kamu, Mas. Dia merasa hanya kamu yang bisa dia percaya sekar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD