Malam Midodaremi di Pura Astana Candramaya berlangsung dengan keagungan yang menyentuh kalbu. Aroma melati dan wewangian kayu cendana seolah meresap hingga ke sanubari. Hansika, yang malam itu tampil memukau dengan kebaya biru tua, tampak sangat menikmati suasana tenang di pelataran pura yang diterangi pencahayaan yang menambah syahdu. Namun, seiring berjalannya malam, rasa kantuk yang menjadi musuh setianya selama trimester pertama ini mulai menyerang. Tubuhnya terasa berat, dan ia memberikan kode halus pada Satya dengan menyandarkan kepala di bahunya. Setelah berpamitan dengan keluarga Maharani dan Arubumi, Satya membimbing Hansika menuju mobil yang akan membawa mereka kembali ke Hotel Hutama. Di dalam kabin mobil yang sunyi dan sejuk, Hansika menghela napas lega sambil melepas selopnya

