Hamil?

2246 Words

“Nona Hansika... Nona!” Hansika berdiri dengan kebingungan luar biasa, ia melihat dirinya dalam pelukan seorang pria dengan punggung kokoh. Hujan turun, asap keluar dari mobil yang posisinya terbalik dan hancur. Keadaan tragis yang mulai menarik banyak atensi pengguna jalan lainnya. Lalu saat ia mendekat, coba memberitahu jika dirinya di sana... ia tidak boleh mati, Hansika malah mendapati tangannya ditarik. “Nando lepas!” Entah bagaimana lokasinya berganti, dari jalanan berpindah ke rumah itu. Tahu-tahu menemukan Nando menyeretnya, kemudian memojokkan dan tangannya mencekik yang membuat napas Hansika tercekat makin menipis... sulit dan—“ Matanya terbuka dengan sentakan kuat, ia meraup oksigen sebanyak-banyaknya seperti habis hampir tenggelam dan kesulitan bernapas. “Nona Hansik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD