“Halim-Kikan datang dengan siapa katamu?” tanya Hamish saat Lea berjalan tergesa-gesa memasuki kamar, tepat Hamish baru selesai bicara dengan Aric di telepon. Pagi yang damai, setelah meledeki putranya yang jadi pengantin baru dan semalam pertama kali sekamar dengan istrinya, lalu melepasnya pergi ke Semarang lagi bersama istrinya. Tampaknya, akan ada kejutan lainnya dengan kabar tak terduga. “Dengan Satya.” Bertahunya yang mengejutkannya. “Kok bisa tiba-tiba datang sama Satya?” tanyanya heran. “Sudah cepat, kamu lihat dulu! Rasanya Satya seperti berbeda.” Lea jadi kesal karena suaminya malah tanya-tanya terus. “Beda bagaimana?” Suaminya tidak bisa berhenti bertanya. Kembarannya, Halim dengan istrinya Kikan, memang sudah tidak heran jika datang ke rumahnya. Mampir tanpa memberi kab

