“Aku masih enggak percaya kalau Ka Izz memutuskan untuk menikahi Amara secepat ini!” Decak Saluna yang sedang berbaring telentang di atas tempat tidur kakaknya, menatap langit-langit dengan dahi berkerut, masih terus berputar di pikirannya mengenai pernyataan Mami akan kabar sang saudara laki-laki mereka. Hansika yang tengah membaca buku ikut menurunkan bukunya setelah memberi tanda. “Bukan kamu saja, aku pun rasanya seperti mimpi.” “Ka Izz yang modelnya sebelas-duabelas sama Ka Kheeva. Kupikir ya, serius buat nikahnya nanti-nanti. Selama ini kalau sama Amara juga lebih kelihatan kayak teman.” Penilaiannya. “Kelihatan kayak teman, tapi Amara satu-satunya perempuan yang diajak ke acara keluarga besar kita beberapa waktu lalu.” Bahkan menginap, dan Izz juga yang mengantarkan Amara ke b

