Mau Berduaan

3066 Words

Warning 18++ . . Satya melipat tangannya depan d**a, matanya tidak berhenti memandangi penampilan istrinya yang bersiap untuk kembali ke rumah sakit. Perlahan tangan itu turun, seiring langkahnya mendekat pada Hansika yang baru kembali mengambil jam tangan dan memasangnya. “Aku antar ya?” Satya kembali mengajukan diri, padahal tadi pun saat mereka mandi bersama sudah bertanya. Hansika memiringkan sedikit kepalanya saat Satya sepenuhnya merapat, tangan kokohnya memerangkapnya dalam dekapan hangat lalu kembali ke tempat favorit—menciumi ceruk leher Hansika. Wangi sang istri sungguh candu yang memabukkan hingga ia makin erat memeluk. “Kamu di rumah saja, Mas. Aku hari ini juga enggak sampai sore. Mahanta mengantarku.” Katanya dan tersenyum, setelah berhasil memasang jam tangan pember

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD