100

1161 Words

Malam di Istanbul terasa begitu tenang. Angin musim semi berhembus lembut melewati balkon kamar hotel tempat Nala dan Ebas menginap. Namun, ketenangan itu tergantikan oleh suara ceria dari ponsel Nala yang berada di genggamannya. "Mami… Cala kangen sama Mami…" Suara lembut penuh rindu itu berasal dari layar ponsel, menampilkan wajah mungil Cala yang kini tengah berada di rumah bersama babysitternya, Sari, dan Mama Wulan. Waktu di Indonesia masih menunjukkan sore hari, mengingat perbedaan waktu antara Istanbul dan Indonesia yang terpaut empat jam. Nala tersenyum, meski dalam hatinya ia merasakan kerinduan yang begitu dalam pada putri sambungnya. "Iya, Princess… Mami juga kangen sekali sama Cala," ucapnya dengan lembut. "Papi mana, Mi?" tanya Cala sambil mengedipkan matanya yang berbinar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD