Bab 94. Harapan Yang Pupus

1321 Words

Rossa segera saja menyampaikan pemintaannya, "Kamu harus membebaskan aku dan Bianca dari sini." Mendengar hal itu, Robert langsung menolak tanpa berpikir panjang. "Itu tidak mungkin!" "Kenapa tidak mungkin? Bukankah kamu sangat ngotot ingin bercerai denganku secepatnya?" Rossa menyunggingkan senyum dingin, matanya menatap tajam tanpa sisa kehangatan. "Aku sudah siap, dengan syarat gampang—kamu hanya perlu membujuk Keenan dan Nadine untuk mencabut tuntutan mereka. Setelah itu, aku dan Bianca bebas. Sesederhana itu." Robert mengerutkan dahi, suara penuh amarah dan ketegasan, "Tidak semudah itu, Rossa! Kamu dan anakmu harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan kalian. Jangan bermimpi, aku akan membantu kalian lolos dari hukuman begitu saja." Rossa tertawa sinis, menyindir, "Kamu bilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD