S2 : Sepotong pecahan

1685 Words

“Bayinya di dalam incubator. Dia aman, Tuhan bersama dengannya hingga tidak ada luka serius,” ucap Amira memberikan kabar pada sang suami. “Jangan khawatir, Mas. Soraya juga sudah stabil, hanya saja dia belum sadarkan diri. Nanti Amira jelasinnya kalau Mas udah di sini.” Begitu ucap Amira sebelum akhirnya mematikan panggilan. Matanya kini terfokus pada sosok yang berbaring di atas ranjang dengan alat yang menempeli tubuhnya. Kaki Soraya patah, benturan di kepalanya juga begitu kuat. Dan itu menyebabkannya tidak sadarkan diri, dokter mendiagnosis kalau Soraya mengalami koma. Untuk luka fisiknya, hanya sejauh itu. kaki kirinya patah, tulang bahunya bergeser. Namun ketika dokter mengatakan kalau semuanya akan membaik, maka Amira mulai tenang. Kecuali di bagian koma, hal itu membuat Soraya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD