Bab 78

1615 Words

“Yakin, ya, Lin?” Sekali lagi, Retno bertanya mengenai keputusan Lintang di depan kedua keluarga. “Setelah ini, kamu nggak akan bisa tarik kembali omonganmu. Jadi, sebelum semuanya terlanjur, coba pikirkan lagi baik-baik semuanya.” Lintang yang duduk di sebelah Raga, menghela. Ia mengangguk tidak ikhlas, lalu tertunduk penuh ragu meskipun keputusan sudah diucapkan. Bukannya tidak mau mengubah keputusan, tetapi Lintang sudah tidak memiliki jalan yang lebih baik lagi. “Kalau belum yakin, kamu masih bisa pikir–” “Nggak bisa, Ma,” sanggah Raga segera. “Kasihan Rama kalau harus ditunda-tunda terus. Aku juga sudah bilang itu ke Lintang, dan semuanya harus selesai malam ini juga. Karena, mau sampai kapan aku bohong ke Rama? Sementara Lintang, nggak akan bisa ngasih keputusan kalau nggak dides

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD