(++)Hasrat Bumil.

1171 Words

Terengah Azuraa bergerak lembut di pangkuan Emran, roknya sudah naik hingga ke pinggang menampilkan paha mulusnya. Tangan kokoh Emran hinggap di atasnya, meremasnya dengan lembut seiring dengan helaan nafas mereka yang saling memburu. “Semakin cepat, Sayang!” erang Emran memeluk tubuh sintal istrinya yang masih memakai baju, hanya saja kancingnya sudah terlepas semua menunjukkan isi di dalamnya. Azuraa pun semakin terengah, merintih nikmat karena Emran pun menciumi dadanya yang terbuka. Diremasnya rambut lelaki itu seirama dengan gerakan tangan Emran yang hinggap di dadanya. Keduanya pun bergerak bersama-sama semakin cepat diiringi nada erotis dari erangan dan rintihan nikmat keduanya. “Oh, Emran!” rintih Azuraa dengan tubuh turun naik, dia mendongak merasakan kenikmatan yang sebenta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD