Ancaman Rani.

1126 Words

“Rani!” Rani menghampiri Veena dengan wajah dingin. “Ada keperluan apa kamu ke sini?” tanyanya. Veena mengerjap, dia tahu siapa Rani dan apa latar belakang wanita itu. “Aku ke sini untuk menemui Emran!” kata Veena, berusaha untuk tidak terintimidasi oleh Rani. Rani berdecih pelan. “Mau apa lagi kau menemui dia? Tentunya kau sudah tahu kalau sekarang dia sudah menikah!” katanya. “Dengan selingkuhannya itu? Tidak heran! Entah apa yang digunakan oleh Azuraa sampai yang Emran tergila-gila seperti ini kepadanya!” sela Veena dengan nada sinis. Rani menarik nafas panjang. “Tidak ada gunanya mengungkit masa lalu, semua sudah terjadi dan mungkin inilah takdir yang sudah digariskan, Emran dan Azuraa akhirnya berjodoh!” tukasnya. Veena tertawa sinis menanggapinya. “Sebuah pernikahan tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD