Morning Sickness

1119 Words

Azuraa berusaha berpikir positif, dia tak mau terganggu oleh hasutan setan yang mempengaruhi ketenangan rumah tangganya yang baru berumur beberapa minggu ini. Maka, setelah menarik nafas dalam-dalam, dia pun kemudian mendorong pintu kamar dan membukanya. “Sayang?” Emran yang memang sedang marah-marah sendiri setelah mengakhiri telepon itu, terkejut ketika Azuraa muncul. Tapi kemudian dia langsung terlihat ceria dan menarik senyum lebar di wajahnya. “Aku kira kau akan tidur sama Zayyan juga!” katanya sambil menghampiri Azuraa cepat-cepat. Sejenak Azuraa merasa tidak nyaman dengan perubahan sikap Emran, tapi sekali lagi dia tidak mau berfikir macam-macam dan cepat mengenyahkan pikiran buruk mengenai suaminya itu. “Iya, sebenarnya aku ingin tidur di sana, tapi aku tidak tenang memikirkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD