Kabar Baik Dari Rani Dan Brandon.

1131 Words

Emran tersenyum lalu mencium tangan Azuraa dengan mesra. “Api kemarahanku pun padam melihat kebaikan hatimu, Azuraa. Sungguh, aku menjadi pria paling beruntung di dunia ini karena memiliki kau sebagai istriku!” ungkapnya. Azuraa tertawa kecil dengan wajah merah merona. “Itu terlalu berlebihan!” tepisnya menggelengkan kepala. Emran tersenyum, tangannya terulur menyentuh kepala Azuraa dengan sayang lalu menoleh pada Zayyan yang duduk tenang bersama Lia di kursi belakang, melihat kedua orang tuanya dengan mata jernihnya yang polos. “Dia akan tahu jika ibunya adalah wanita yang baik hati dan memiliki hati yang besar, dia akan bangga padamu!” ucapnya. Azuraa tersenyum bahagia, hatinya terasa lebih lapang. Apalagi dia juga bertemu dengan Malik, yang justru membuat perasaannya lebih lega.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD