Rani duduk bersebrangan dengan mereka, lalu mengangguk. Sementara Azuraa kemudian bangkit berdiri untuk mengambilkan kue lain untuk Rani. “Rencananya aku mau pergi kalau selesai pembukaan gedung baru di dekat hotelmu itu, tapi Ludwig memintaku untuk datang lebih cepat!” terangnya, sejenak dia tersenyum senang menerima sepotong kue dari Azuraa. Emran tersenyum miring sesaat sebelum dia bicara. “Kau tahu jika Brandon tinggal di sana juga?” katanya yang langsung saja membuat Rani urung meminum tehnya. “Lalu?” sahutnya setelah tertegun sejenak kemudian kembali bersikap seperti biasa, “kau ingin aku menanyakan kabarnya atas namamu?” tukasnya melirik sinis ke arah Emran. Emran tersenyum tipis sebelum melanjutkan kalimatnya. “Tidak, aku hanya memberitahu soal itu padamu!” katanya. Azuraa b

