Julian 83

2608 Words

Julian tidak pernah terburu-buru dalam mengambil kembali sesuatu yang sempat direnggut darinya. Ia paham betul, kepercayaan di dunia bawah bukan sesuatu yang direbut dengan ancaman terbuka atau pamer kekuatan sesaat. Kepercayaan dibangun dari rasa aman, dari keyakinan bahwa apa pun yang klien minta akan selesai tanpa cela, tanpa jejak, tanpa cerita lanjutan. Dan itu adalah reputasi yang sudah ia rawat selama bertahun-tahun, jauh sebelum nama Yokinawa berani muncul sebagai pesaing. Malam itu, Julian duduk sendirian di ruang kerja pribadinya. Lampu tidak dinyalakan sepenuhnya, hanya cahaya dari layar besar di hadapannya yang menyinari wajahnya. Tangannya bergerak tenang, membuka satu demi satu jalur komunikasi yang selama ini hanya ia gunakan untuk klien tingkat atas. Mereka yang tidak per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD