Nama Yokinawa tidak pernah diucapkan sembarangan di dunia gelap Asia. Nama itu bukan sekadar identitas, melainkan peringatan. Di Hong Kong, Tokyo, Manila, hingga Seoul, satu bisikan tentang Yokinawa sudah cukup membuat para bos kriminal memilih diam, memilih mundur, atau memilih mati pelan-pelan. Lelaki itu tidak membangun kekuasaan dengan teriakan atau pembantaian terbuka. Ia membangun kekuasaan dengan ketenangan, kecerdikan, dan kesabaran yang mengerikan. Yokinawa tidak menyerang langsung. Ia merusak perlahan. Ia mengambil hal yang paling dicintai lawannya, lalu menghancurkannya dari dalam. Dan ketika laporan sampai ke tangannya bahwa Julian Leonard—lelaki yang selama ini berhasil mengacaukan jalur bisnis hitam lintas negara—kini telah memiliki istri dan seorang putri, senyum tipis

