Julian menatap Ryujin yang sedang duduk di ruang tengah, tangannya memegang Jasmine yang kini sudah berusia enam bulan. Mata Ryujin berbinar, namun ada sedikit keraguan tersirat di wajahnya. Julian mencondongkan tubuhnya ke arah istrinya, senyumnya hangat. “Ryujin… aku pikir sudah saatnya kita pergi ke pantai. Sudah lama sekali kau tidak ke pantai, dan Jasmine… dia juga sudah cukup besar untuk kita bawa jalan-jalan,” ujar Julian dengan lembut namun tegas. Ryujin menatap Julian, matanya masih penuh keraguan. “Julian… aku… aku tidak yakin… terlalu jauh dan… Jasmine masih kecil…” gumamnya, suaranya lirih. Julian meraih kedua tangan Ryujin, menggenggamnya erat. “Ryujin… tenang saja. Aku sudah menyiapkan segalanya. Aku yang akan mengurus semuanya. Kita akan pergi santai, tidak ada yang perlu

