Julian langsung membeku ketika laporan masuk—singkat, cepat, dan cukup untuk membuat darahnya mendidih. Maverick sedang mengincar rumah utama keluarga Leonard. Bukan markas, bukan bisnis, bukan aset, melainkan Farah Leonard. Mamanya. Satu-satunya orang yang pernah benar-benar Julian hormati, lindungi, dan tempatkan jauh di atas seluruh dunia kriminal yang dia kuasai. Detik itu juga, Julian menendang kursinya hingga terpental, membuat anak buah yang ada di ruangan bergidik ketakutan melihat perubahan ekspresi tuan mereka. Mata Julian berubah tajam seperti pisau yang baru saja diasah. Serangan balik Maverick lewat orang-orang, markas, dan jaringan kriminal sudah dia prediksi. Tapi menyentuh keluarganya? Itu garis yang tidak pernah bisa dilampaui tanpa konsekuensi mengerikan. “Bersiap.” Jul

