MPE Bab 106

1728 Words

Sebastian dan Louisa akhirnya membuat kesepakatan mengenai momongan. Sebastian menyetujui keinginan Louisa untuk tidak hamil terlebih dahulu. Akan tetapi, Sebastian juga meminta Louisa menerima jika setelah usaha wanita itu untuk menunda momongan—Tuhan tetap memberikan mereka keturunan. Itu adalah kesepakatan terbaik yang bisa mereka ambil saat ini. Sebastian tersenyum miring ketika melihat Louisa meminum pil pencegah kehamilan. Pria yang masih duduk setengah menyandar di ranjang itu mengangkat kedua alis. Kesepakatan memang sudah dibuat, tapi, tentu saja dia tidak akan menyerah begitu saja. Louisa boleh berusaha mencegah, dan dia boleh berusaha membuat spermanya membuahi sel telur wanita itu. Bukankah itu adil? Louisa adalah seseorang yang teguh pada pendirian. Pun akan selalu menepati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD