MPE Bab 107

1737 Words

“Nanny … apa sekarang sudah setengah jam?” Ellio menoleh. Gerakan tangan memasang lego berhenti. Dia sudah membuat dua pesawat, satu bis, dan satu rumah. Seharusnya sudah setengah jam. Anak itu mengernyit. Sang nanny melirik Berta sebelum menjawab. “Um, belum. Sebentar lagi.” Lalu wanita itu tersenyum. “Kita lanjutkan lagi. Sekarang Ellio mau buat apa lagi?” Ellio mendesah. “Ellio sudah capek, kenapa belum setengah jam?” tanya anak itu. Sepasang matanya mengedip. Sang nanny terdiam. Menggulir bola mata ke arah benda yang menggantung di dinding—wanita itu menahan ringisan. Bukan hanya setengah jam sudah terlewat, tapi satu jam. Pantas saja sang tuan muda merasa sudah lelah. “Bagaimana kalau sekarang kita menggambar saja?” Wanita itu berusaha mengalihkan perhatian sang tuan muda. Sement

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD