Karena Ellio tetap tidak mau menerima hadiah dari panitia lomba, akhirnya panitia memanggil wanita yang Ellio sebut mommy, untuk mewakili anak itu menerima board simbolis hadiah berupa uang sebesar 10,000 USD. Hadiah uang itu memang tidak seberapa besar dan memang benar Ellio tidak membutuhkannya. Namun, untuk tetap menghargai panitia—Louisa bersedia menerima. “Terima kasih.” Louisa menjabat uluran tangan panitia yang baru saja menyerahkan hadiah untuk juara satu olimpiade matematika tingkat internasional tersebut. Wanita itu menarik kedua sudut bibir. “Anda memiliki putra yang jenius … um … Nyonya.” Pria yang berdiri di depan Louisa—menatap wanita itu dengan kening berlipat. Merasa aneh lantaran wanita di depannya terlihat masih begitu muda, sedangkan anak yang menjadi juara tersebut s

