Sebastian mengecup kening Ellio yang sudah tertidur. Pria itu kemudian beralih pada sang istri. Mengecup kening wanita itu lalu menegakkan tubuh. Sebastian menatap lembut wajah sang istri yang sudah memejamkan mata. Napas wanita itu tertarik dan terhembus secara teratur. Sebastian menarik napas panjang. Bola mata pria itu bergulir pada sang putra. Menatap wajah tenang Ellio. Putranya terlihat begitu nyaman tidur dengan memeluk tangan Louisa. Pria itu mengamati kedua orang tercintanya, sebelum kemudian memutar langkah lalu berjalan tanpa menimbulkan suara—keluar dari kamar rawat. *** “Tidurlah, sudah malam.” Necil mendesah menatap punggung sang putri. Wanita yang ikut membaringkan tubuh di ranjang sang putri dengan posisi miring itu kembali mendesah. Sang putri tidak mau menatapnya. Laur

