MPE Bab 133

1802 Words

“Apa kamu masih ingin bungkam? Katakan padaku, Andrew. Kenapa kamu mencoba menghancurkan perusahaan Reed?” Sebastian kini duduk di kursi berhadapan dengan Andrew yang wajahnya sudah tidak lagi mulus. Pipi kanan dan kirinya tidak hanya lebam, tapi juga terluka--ketika cincin yang Sebastian pakai mengoyak lapisan kulitnya. Pun hidung pria itu patah dan mengeluarkan darah. “Aku benar-benar akan menghajarmu dua kali lebih keras dibanding yang sudah kamu rasakan—kalau kamu masih tidak mau menjawab pertanyaanku, Sialan.” Sebastian menarik punggung yang semula menyandar. Menoleh, Sebastian menerima uluran botol air mineral dari Alex. Pria itu mengembalikan fokus mata ke depan, sementara tangan kanannya bergerak membuka tutup botol. Masih dengan menatap tajam Andrew yang belum juga mau bersuara,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD