Sebastian dan Berta berdiri di samping ranjang, memperhatikan seorang dokter yang sedang memeriksa Ellio. Semula Ellio menolak, dan meronta. Anak itu bahkan menjerit histeris. Namun, setelah Sebastian menenangkan, akhirnya Ellio membiarkan dokter itu menyentuhnya. “Dia belum mau makan, Dok.” Berta memberitahu. Wanita itu menatap sedih sang cucu yang tergolek lemah di atas ranjang. Seharus Ellio berbahagia setelah memenangkan lomba. “Ellio makan, ya? Setelah itu minum obat supaya kembali sehat.” Sang dokter yang sudah melepas stetoskop dari telinganya, membujuk sang pasien. Dokter muda itu tersenyum ketika bola mata pasiennya bergulir, lalu bertemu dengan manik matanya. Ellio tidak menjawab. Anak 6 tahun itu hanya menatap pria yang duduk di tepi ranjang. Sang dokter mengusap kepala Elli

