MPE Bab 124

1703 Words

Hari itu Sebastian pulang terlambat. Pria itu terlihat begitu lelah. Wajahnya tidak bersemangat. Louisa segera beranjak dari sofa begitu melihat sang suami melangkah melewati ambang pintu masuk. Wanita itu mengayun sepasang kaki meninggalkan sofa—menghampir pria yang sudah tidak memakai jas. Jas yang pagi tadi dipakai sudah tersampir di lengannya. “Kemarilah. Aku harus mencharge tenagaku. Hari ini benar-benar melelahkan.” Sebastian membuka kedua tangannya lebar. Tanpa bertanya, Louisa masuk ke dalam dekapan sang suami. Wanita itu melingkarkan kedua tangan ke punggung kokoh yang malam ini kehilangan semangat. Sebastian mendesah. “Ini lebih baik. Memelukmu bisa mengembalikan tenagaku ... meskipun hanya sedikit.” Mendengar ocehan sang suami, Louisa mengernyit. Wanita itu kemudian mendong

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD