MPE Bab 125

1795 Words

Louisa menatap layar ponsel dengan sepasang mata mengerjap. Jantung wanita itu berdetak semakin kencang. Louisa menelan ludah sebelum jari telunjuk bergerak ke arah room chat dengan deret angka yang masih tertutup. “Ada apa, Baby?” Terlonjak kaget, ponsel di tangan Louisa melayang jatuh menghantam kerasnya lantai yang tertutup karpet. ‘PRAK!’ D*da Louisa bergerak naik turun dengan cepat. Kepala yang sudah tertunduk itu menatap nanar ponsel yang sudah tergeletak mengenaskan di lantai. Sementara Sebastian langsung menendang selimut, kemudian melompat turun dari ranjang. Pria yang baru saja terbangun itu melangkah lebar lalu mendekap tubuh bergetar istrinya. Sebastian melirik benda yang beberapa detik sebelumnya menimbulkan suara yang cukup keras. Tidak lebih dari dua detik, Sebastian me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD