POV Arayan 2

1674 Words

Malam ini aku tak bisa tidur, nyaris semalaman aku begadang memikirkan keadaan Cintami. Gosip kedekatannya denganku membuatnya di bully warga media sosial. Kata-kata kasar yang ditulis para mahasiswi yang mengidolakan ku membuat hatiku terasa sakit. Tanpa pikir panjang aku langsung meminta sekretarisku untuk mengurus video dan beberapa foto yang diunggah di IG kampus. Aku tidak mau Cintami sampai stres dan tidak berani ke kampus karena gosip yang semakin menyebar luas. “Bagaimana hasilnya?” tanyaku pada Dandi. “Sudah hilang video dan foto pertama yang diunggah. Tapi, ada beberapa orang yang mengunggah ulang. Tim IT perusahaan tengah berusaha menghapus berita soal Mbak Cintami.” “Apa tidak bisa dipercepat lagi? Ini bahkan sudah lewat jam makan siang.” “Maaf, Pak. Kami sudah berusaha ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD