Sesampainya di apartemen, teman Arya yang bernama Parker sudah menunggunya, sedari tadi dia memang sudah di kabarkan oleh Arya jika mereka akan bersenang-senang dengan wanita baru. "Lama sekali," parker yang tadinya mengome menjadi tersenyum karena ternyata wanita yang di amksut Arya adalah Jessy, jelas dia mengenalnya. Model cantik dan sek-si. Jessy bahkan tidak peduli dengan perkataan Parker dan memilih unruk membuka bajunya karena merasa panas. "Aku snagat menyukai ini." Parker teetawa yang membuat Arya juga tertawa. "Aku ingin hidangan pembukanya lebih dulu." Arya mendekat dan akhirnya melepaskan semua pakaiannya. Jessy yang sebenarnya setengah sadar menggigit bibir bawahnya. Dia sudah mengira jika dia dijebak dan diberikan obat perangsang, namun dia tidak bisa menolaknya jika sud

