Bab 149

1125 Words

"Aku benar-benar tidak menyangka, bagaimana bisa Jessy melakukan hal menjijikkan seperti itu." Ucap Monica yang masih tidak menyangka. "Tidak perlu di ingat dan jangan pernah memiliki rasa kasihan dengan mereka. Sayang." Matteo menghampiri istrinya dan akhirnya memeluk tubuhnya dari belakang ketika Monica sudah selesai berganti baju dan bersiap untuk tidur. "Kenapa kau terlalu baik, mereka berencana untuk membunuhmu, mereka ingin melenyapkanmu, tapi kau malah kasihan dengan Jessy yang bahkan beberapa kali ingin merebut milikmu." Lanjutnya sambil mengelus pelan perut Monica yang sebenarnya sudah ada sedikit menonjol di sana. Meskipun usia kandungannya belum tiga bulan, namun mungkin karena Monica hamil kembar, untuk itu perutnya sedikit menonjol. "Hm, entahlah. Kenapa aku bisa seperti i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD