59. Sebuah Kebenaran yang Terungkap

1354 Words

Satu tahun adalah waktu yang lama bagi dunia untuk terus berputar, namun bagi Nathaniel, waktu seolah berhenti di malam dingin di rumah sakit itu. Selama tiga ratus enam puluh lima hari, ia tidak pernah sanggup menginjakkan kaki di tempat ini. Ia terlalu takut. Terlalu pengecut untuk menghadapi nisan yang bertuliskan nama wanita yang ia hancurkan hidupnya. Langit Jakarta sore itu sedikit mendung, seolah turut merasakan keheningan yang menyelimuti kompleks pemakaman yang asri ini. Langkah kaki Nathaniel melambat, suaranya teredam oleh rerumputan hijau yang terawat. Di pelukannya, terdapat sebuket besar bunga Lily putih yang segar—bunga kesukaan mendiang istrinya, Joceline. Di belakangnya, dalam gendongan baby sitter, seorang bayi laki-laki berusia satu tahun yang sangat tampan tertidur le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD