Bab 84 - Kode Lama (2)

1773 Words

Kegelapan di koridor ICU terasa semakin menekan. Lampu darurat berwarna kemerahan memantul pada dinding kaca, menciptakan bayangan panjang yang membuat suasana terasa mencekam. Alvaro berdiri mematung. Sementara itu, langkah kaki dari arah tangga darurat berhenti tepat di depan barikade yang dipasang pasukan Serigala Hitam. "Biantara, kunci pintunya sekarang!" teriak Matteo. Suaranya serak, penuh naluri melindungi yang sudah terlatih puluhan tahun. Biantara tidak membantah. Jemarinya bergerak cepat di atas tablet, mengunci sistem elektromagnetik ruangan tempat Leonel terbaring. Di balik kaca, Leonel yang masih lemah mencoba menajamkan pendengarannya. Ia bisa merasakan kegelisahan ayahnya. Pemandangan yang sangat jarang terjadi pada pria setegas Alvaro De Luca. Alvaro menarik napas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD