Bab 19 - Tiana Ngambek 🔥

1344 Words

Tiana mengempaskan tubuhnya di bangku taman yang dingin, tepat di bawah naungan pohon besar yang menjadi satu-satunya saksi bisu kekesalannya malam ini. Napasnya masih memburu, bukan hanya karena berlari menuruni tangga, tapi karena emosi yang meluap-luap. "Sialan kamu, Kak Bian! Bukannya nolongin malah bikin makin parah!" gerutu Tiana sambil mencabuti rumput di dekat kakinya. "Akk! Ngeselin banget mukanya Leon!!" Semakin Tiana membayangkan saat Leon terus mengejeknya tadi, semakin ia ingin menenggelamkan dirinya. "Kak Bian! Kamu ngomong apa sih sama Leon!!!" Tiana ingin menangis, tapi dia malu karena sikapnya sendiri. Ia menatap gerbang besi raksasa yang dijaga ketat oleh para pria berpakaian safari hitam di kejauhan. "Rumah ini kayak penjara, nggak mungkin aku bisa keluar da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD