“Serius banget sih kamu, Can!” gangguku melihatnya yang begitu menekuni layar ponselnya sejak tadi. Dia mendongak padaku. Kami tengah menyiapkan pakaian untuk selama di Bandung. Candani akan temaniku, dua hari kami akan di Bandung. Aku memang butuh dia, agar tidak terlalu gugup menghadapi keluarga Hermawan nanti. Ada banyak perubahan dalam hidupku yang berhubungan dengan keputusanku bersama Pak Dzaki, salah satunya benar-benar berhenti merokok. Aku akan dikenalkan secara langsung pada keluarga besar Hermawan terutama pasangan paling dihormati dalam keluarga Hermawan, yang dipanggil Eymi Yulia dan suaminya, Rian Hermawan. Keluargaku juga sudah tahu hubungan kami menuju arah serius, kecuali aku belum memberitahu Sea, Azizi atau bahkan Ibu Anggita. Mungkin nanti kembali dari Bandung. Ba

