Setibanya di dalam ruang observasi, Evans segera menjelaskan pada perawat dan Dokter bahwa dirinya adalah suami dari Daania. Tanpa membuang banyak waktu, Evans langsung dipersilakan masuk untuk bertemu dengan Daania yang kini tengah berbaring di ranjang pasien. Evans melangkah dengan tergesa, ia sudah tidak sabar ingin memeluk Daania yang begitu dirinya rindukan selama berbulan-bulan di Desa Bibury. Setelah tirai dibuka, seketika kedua mata Evans langsung tertuju ke arah Daania yang saat ini tengah tidur menghadap ke samping kiri, membuat pandangan mereka tak saling bertemu. Evans melangkah maju perlahan demi perlahan, hingga langkahnya terhenti setelah berada di samping ranjang Daania, pria itu segera menggerakkan tangannya untuk menyentuh bahu istrinya dengan halus. "Daania..." ucap E
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


