Apakah ini hanya khayalan?

1647 Words

Saat waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, Daania sudah tampil cantik mengenakan dress berwarna putih, ia tengah berdiri di depan cermin dengan rasa tidak percaya diri. "Kenapa ya, rasanya aku sangat malu harus bertemu dengan seorang pria di luar rumah, apa aku tidak perlu datang ya? Ah, tapi kasihan Bryan sudah menungguku di sana." Daania tampak bimbang, ia tidak nyaman dengan dirinya yang tengah berperut besar, membuat tubuhnya sedikit lebih gemuk. Hingga akhirnya dering sebuah pesan masuk membuyarkan kebimbangan wanita itu. "Daania, aku tahu sekarang kamu pasti sedang dilema antara mau datang atau tidak 'kan? Aku akan sangat bersedih kalau harus pergi ke Jepang tanpa sempat bertemu denganmu. Aku berharap kamu jalan sekarang ke hotel, aku tunggu kamu di sini ya!" Pesan itu dari Bryan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD