Dunia Hampir Berakhir

1566 Words

Daania mengerjapkan matanya berulang kali, saat kedua tangan Evans mulai menangkup wajahnya. "Tolong maafkan aku, Daania. Selama ini aku sudah pergi meninggalkan kamu begitu lama. Aku yang bodoh ini ternyata tidak bisa hidup tanpamu. Aku menyesal telah pergi dengan meninggalakan luka yang cukup dalam di hatimu. Maafkan aku, Daania, karena keegoisanku kamu jadi depresi, melewati hari-hari berat saat kamu tengah mengandung anakku." Daania terpaku mendengar perkataan Evans yang mengungkapkan penyesalanya, sebenarnya ia sangat bahagia melihat sosok pria yang ditunggunya sekian lama, kini sudah kembali dan berdiri di hadapannya. Namun, di sisi lain Daania merasa bimbang, ia tidak tahu harus berkata apa, karena Evans selama ini ini telah pergi meninggalkannya begitu saja, hingga membuatnya hamp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD