76. Hari Pemakaman

1314 Words

Langit pagi masih diselimuti awan kelabu ketika prosesi pemakaman Don Lorenzo berlangsung. Angin dingin berhembus pelan melewati deretan pohon tua di pemakaman keluarga. Bendera hitam kecil berkibar pelan di beberapa sudut halaman, sementara karangan bunga memenuhi jalan menuju makam. Semua orang mengenakan pakaian hitam. Para sekutu lama, keluarga besar, rekan bisnis, dan orang-orang yang pernah menghormati Don Lorenzo berdiri dengan wajah muram. Di tengah semuanya Gwen berdiri di depan peti ayahnya. Gaun hitam panjang yang ia kenakan jatuh rapi sampai ke tanah. Rambutnya disisir sederhana ke belakang, namun matanya terlihat bengkak dan kemerahan. Ia hampir tidak tidur semalaman. Tangannya perlahan menyentuh permukaan peti kayu gelap itu. Dingin. Sangat dingin. Seorang demi seo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD